Tumblr Mouse Cursors

Wednesday, September 19, 2012

Indonesia : Nancy dan Bagteria Yang Memikat Para Artis Hollywood

Posted by adheliadjnr_ at 9/19/2012 05:45:00 AM
Reactions: 


Paris Hilton, kerap menjadi buah bibir para pengamat dunia fashion karena seleranya yang tinggi. Ia sering melenggak lenggok dengan tas, busana dan sepatu yang lantas menjadi tren. Tapi siapa sangka, diantara sekian banyak koleksi tasnya terdapat tas bermerek Bagteria yang asli produk Indonesia. Dan rupanya tak hanya Paris Hilton saja lho yang gandrung dengan Bagteria. Anggun, Emma Thompson dan cucu Putri Elizabeth II pun turut kecantol tas rancangan Nancy Go tersebut.

Kecintaan Nancy Go akan teknik menyulam, merajut serta menjahit sudah terlihat sejak dirinya masih remaja. Bakat ini lalu dikembangkan Nancy menjadi sebuah bisnis yang sangat menggiurkan. Melalui brand Bagteria, ia merambah pasar internasional yang terkenal akan dunia fashion-nya seperti Hong Kong, Milan, Paris dan New York. Tas ciptaannya itu pun mampu bersanding dengan merek ternama kelas dunia seperti Louis Vuitton, Chanel dan Prada. Lalu sebenarnya siapakah Nancy Go ini?

Sebelum menciptakan Bagteria, Nancy hanyalah perempuan biasa dengan kisah hidup yang hampir sama dengan perempuan lainnya. Ibu dua anak ini lahir di Brasil, 6 Januari 1963 dan tinggal di negeri eksotis itu selama 6 tahun baru kemudian kembali ke tanah air. Lulus SMA, Nancy harus menyimpan impiannya untuk melanjutkan kuliah sebab harus merawat sang ayah yang terserang penyakit stroke.

Setelah menikah dengan Bert Ng, Nancy yang sempat bekerja sebagai merchandiser di perusahaan Inggris, Dotwell, memutuskan untuk berhenti dan memilih mengurus keluarganya. Di sela waktu luangnya, lulusan Susan Budiardjo Fashion College ini lalu mulai iseng-iseng membuat tas yang kelak menjadi cikal bakal label Bagteria.

Awalnya, Bagteria tidak dipasarkan di dalam negeri sebab Nancy melihat gelagat masyarakat Indonesia kala itu masih memandang sebelah mata pada produksi lokal. Apalagi harga tas ciptaan Nancy terbilang mahal karena produknya termasuk hand-made dengan memanfaatkan ketrampilan menjahit, menyulam dan dipadukan dengan teknik pemasangan aneka jenis aksesoris seperti kristal swarovski, payet, kulit ikan dari Islandia hingga gading mammoth.

Setelah malang melintang menawarkan serta memasarkan produknya di pasar internasional, merasakan pahit getirnya berbisnis, Nancy sukses mensejajarkan Bagteria dengan produk-produk bermerek internasional di pasar internasional pula. Usaha yang semula bermodal Rp100 juta itu berubah menjadi bisnis elegan yang tak ternilai harganya. Jangan kaget bila Bagteria saat ini memiliki pasar tetap di 30 negara di seluruh penjuru dunia, termasuk Uni Emirat Arab. Sementara untuk pasar lokal, Nancy baru meliriknya sekitar 3 tahun lalu. Dengan selalu menjaga kualitas bahan serta produksi yang bermutu dan terus konsisten menjaga keunikan desain, Nancy berharap Bagteria bisa menjamur bak bakteri yang mewabah.
Share/Bookmark

0 comments:

Post a Comment

 

Random Posting From My Mind Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos